Keindahan Album Linkin Park Ke 4 Yang Berjudul A Thousand Suns

Keindahan Album Linkin Park Ke 4 Yang Berjudul A Thousand Suns

Keindahan Album Linkin Park Ke 4 Yang Berjudul A Thousand Suns – 2008–2011: A Thousand Suns: Pada Mei 2009, Linkin Park memublikasikan kalau band ini hendak melakukan album sanggar keempat, yang rencananya hendak diluncurkan pada tahun 2010. Shinoda berkata pada IGN kalau jenis album terkini itu hendak bercampur- campur, dikala dirinya membedah bagian album Minutes to Midnight. Beliau pula mengatakan kalau album ini lebih eksperimental serta berambisi” lebih canggih”. Bennington pula mengonfirmasi pada alat massa kalau Rick Rubin ikut memproduseri album terkini ini. Band ini memublikasikan kalau album ini bertajuk A Thousand Suns. Dikala melakukan album terkini, Linkin Park bertugas dengan komponis film Hans Zimmer dalam memproduksi nada film buat Transformers: Revenge of the Fallen. Band ini mengeluarkan singel film bertajuk” New Divide”. Joe Hahn membuat film nada buat lagu itu, yang menunjukkan kutipan film. Pada 22 Juni, Linkin Park menunjukkan set konser pendek di Westwood Village sehabis penayangan kesatu film. Sehabis menyelesaikan profesi di film Transformers: Revenge of the Fallen, band ini kembali ke sanggar buat melakukan album

Keindahan Album Linkin Park Ke 4 Yang Berjudul A Thousand Suns

Keindahan Album Linkin Park Ke 4 Yang Berjudul A Thousand Suns
albumcoverstickers.com

votefortheworst – Pada bertepatan pada 26 April, band ini mengeluarkan game film 8- Bit Rebbelion!, buat iPhone, iPod Touch, serta iPad, Game film ini menunjukkan badan band selaku figur penting, serta lagu terkini bertajuk” BlackBirds” bisa dibuka dengan menuntaskan game. Lagu ini pula setelah itu diluncurkan selaku tambahan A Thousand Suns di iTunes

A Thousand Suns diluncurkan pada 14 September. Singel perdananya,” The Catalyst”, diluncurkan pada 2 Agustus. Band ini menaikkan album dengan mengadakan rekreasi, yang diawali di Los Angeles pada 7 September. Linkin Park pula memakai alat sosial MySpace buat menaikkan album mereka, mengeluarkan 2 lagu bonus,” Waiting for the End” serta” Blackout” pada 8 September. Berikutnya, film dokumenter mengenai kultivasi album, yang bertajuk Rapat of A Thousand Suns, ada di laman MySpace kepunyaan band. Pada bertepatan pada 31 Agustus 2010, band ini memublikasikan hendak mengadakan konser perdananya di MTV Film Music Awards 2010 pada bertepatan pada 12 September 2010. Singel debut ini diselenggarakan di Observatorium Griffith, posisi ikonik yang dipakai dalam film- film Hollywood.” Waiting for the End” diluncurkan selaku singel kedua dari A Thousand Suns.

Baca juga : Mengenal Lebih jauh sosok Chester Bennington

Linkin Park mendiami posisi ke- 8 dalam Billboard Social 50, tangga aktivitas bintang film nada di web jejaring sosial terkenal bumi. Dalam tangga lagu akhir tahun Billboard yang lain, band ini mendiami posisi ke- 92 pada” Maksimum Artists”, sebaliknya A Thousand Suns mendiami posisi ke- 53 pada tangga akhir tahun Billboard Maksimum 200 dan ke- 7 di Album Rock Akhir Tahun 2010.” The Catalyst” menggapai posisi ke- 40 pada Lagu Rock Akhir Tahun.

Band ini masuk dalam 6 pencalonan Billboard Awards pada 2011 buat Maksimum Duet ataupun Group, Album Rock Terbaik buat A Thousand Suns, Bintang film Rock Maksimum, Bintang film Pengganti Maksimum, Lagu Pengganti Maksimum buat” Waiting for the End”, serta Album Pengganti Paling atas buat A Thousand Suns, namun tidak terdapat satu juga yang sukses memenanginya. Band ini pula masuk dalam tangga lagu akhir tahun Billboard pada tahun 2011. Band ini masuk dalam posisi ke- 39 dalam tangga Bintang film Maksimum ke- 84 dalam Billboard 200, ke- 11 dalam Social 50, ke- 6 dalam Maksimum Rock Artists, ke- 9 dalam Rock Songs Artists, ke- 16 dalam Rock Albums, ke- 4 dalam Hard Rock Albums, serta ke- 7 dalam Alternative Songs

2011–2013: Living Things serta Recharged: Pada Juli 2011, Bennington berkata pada Rolling Stone kalau Linkin Park mematok buat mengeluarkan album terkini tiap 18 bulan, serta beliau hendak terguncang bila album terkini tidak kelar pada 2012. Beliau setelah itu mengatakan dalam tanya jawab lain pada bulan September 2011 kalau band ini sedang mengawali album selanjutnya, berkata” Kita terkini mengawali. Kita mau melindungi daya cipta senantiasa mengalir, alhasil kita berupaya lalu melaksanakannya… kita menggemari arah pendapatan itu”. Setelah itu, pada 28 Maret 2012, Shinoda mengonfirmasi kalau band ini menempuh syuting film nada buat lagu” Burn It Down”. Joe Hahn jadi sutradara di film musiknya. Shinoda berdialog pada Co. Create mengenai bungkus album, berkata kalau album itu hendak” menggegerkan mereka para penggemar pada umumnya orang hendak penasaran. Saya ketahui itu betul- betul terkini, ini bukan semata- mata lukisan melainkan gimana metode membuat lukisan betul- betul tampak terkini. Sedemikian itu”.

Pada 15 April 2012, Shinoda memublikasikan kalau Living Things hendak jadi kepala karangan terkini dari album kelima Linkin Park. Frasa Living Things diseleksi sebab album ini bertemakan orang, ikatan antarsesama individu, serta jauh lebih individu dari album tadinya. Band ini menaikkan album ini pada perhelatan Honda Civic Tour 2012, dengan co- headliner- nya Incubus. Band ini menunjukkan lagu” Burn It Down” dalam 2012 Billboard Music Awards. Pada 24 Mei, band ini mengeluarkan film nada buat” Burn It Down” dan menunjukkan debut” Lies Greed Misery”, lagu lain dari Living Things, di BBC Radio 1.” Powerless”, lagu ke- 12 album dan penutup album ini, diperdengarkan dalam angsuran film Abraham Lincoln: Vampire Hunter.

Living Things terjual lebih dari 223. 000 kopi sepanjang minggu debutnya, mendiami posisi awal di US Album Chart. Singel” Castle of Glass”, dinominasikan selaku Lagu Terbaik dalam Game di Spike Film Permainan Awards 2012. Band ini tampak di kegiatan penganugerahan pada 7 Desember, namun takluk dari lagu” Cities” oleh Beck. Linkin Park pula konser di Pergelaran Soundwave Australia, dan memilah pentas mereka dengan Metallica, Paramore, Slayer, serta Sum 41.

Pada 10 Agustus 2013, band ini bekerja sama dengan musisi Amerika Steve Aoki buat merekam lagu” A Light That Never Comes” buat game misteri kelakuan daring Linkin Park, LP Recharge( abreviasi dari Linkin Park Recharge), yang dikeluarkan di Facebook serta web website sah LP Recharge pada 12 September 2013. Pada hari peresmian permainan, Linkin Park membuat antaran di Facebook, menarangkan kalau lagu yang dipakai buat menaikkan game hendak dimasukkan dalam album remix terkini, bertajuk Recharged, yang diluncurkan pada 29 Oktober 2013 di CD, vinil, serta unduhan digital. Mendekati dengan Reanimation, album ini menunjukkan remix dari 10 lagu dari Living Things, dengan partisipasi dari bintang film lain, semacam Ryu of Styles of Beyond, Pusha T, Datsik, KillSonik, Bun B, Money Mark, serta Rick Rubin. Band ini pula melakukan rute suara buat film Mall, yang disutradarai oleh Joe Hahn

Baca juga : Cerita Menarik Allman Brothers Band Pada Konser Tur 1989

2013–2015: The Hunting Party: Shinoda mengonfirmasi dalam tanya jawab dengan Fuse kalau Linkin Park telah mulai merekam album sanggar keenam mereka pada Mei 2013. Band ini mengeluarkan singel awal dari album selanjutnya, bertajuk,” Guilty All the Same” pada 6 Maret 2014 lewat Shazam. Singel ini nanti diluncurkan pada hari selanjutnya oleh Warner Bros. Records serta menggapai debutnya pada posisi ke- 28 di tangga lagu Billboard Rock Airplay saat sebelum memuncaki posisi awal di tangga lagu Mainstream Rock pada minggu- minggu selanjutnya. Tidak lama sehabis mengeluarkan lagu ini, band ini memublikasikan album keenam mereka hendak bertajuk The Hunting Party. Album ini dibuat oleh Shinoda serta Delson, yang mau mempelajari unsur- unsur nada dari Hybrid Theory serta modul band tadinya. Shinoda berpendapat kalau album ini merupakan” rekaman rock tahun 90- an”. Beliau mengatakan,” Ini rekaman rock. Amat keras serta rock, tetapi bukan dalam arti yang kalian dengar tadinya, yang lebih semacam hardcore- punk- thrash 90- an. Album ini pula melibatkan partisipasi rapper Rakim, Page Hamilton dari Helmet, Tom Morello dari Rage Against the Machine, serta Daron Malakian dari System of a Down. The Hunting Party diluncurkan pada 13 Juni 2014, di beberapa besar negeri, serta setelah itu di Amerika Sindikat pada 17 Juni.

Linkin Park mengadakan konser di Unduh Pergelaran pada 14 Juni 2014, tempat memainkan album debut mereka, Hybrid Theory, dengan cara totalitas. Linkin Park jadi headliner Rock am Ring serta Rock im Park pada 2014, bersama Metallica, Kings of Leon, serta Iron Maiden. Mereka pula tampak lagi bersama Iron Maiden di Greenfield Pergelaran pada bulan Juli.

Pada 22 Juni, Linkin Park mengadakan konser tidak terjadwalkan selaku headliner di Vans Warped Tour; mereka main bersama Issues, The Devil Wears Prada, A Day To Remember, Yellowcard, Breathe Carolina, Finch, serta Machine Gun Kelly. Pada Januari 2015, band ini mengadakan rekreasi buat mengeluarkan album The Hunting Party, yang terdiri dari 17 konser di semua Amerika Sindikat serta Kanada. Rekreasi dibatalkan sehabis cuma 3 konser kala Bennington luka pergelangan kakinya. Pada 9 Mei, Linkin Park tampak di versi awal Rock in Rio Amerika Sindikat, selaku band pendukung Metallica.

Pada 9 November 2014, MTV Europe melantik Linkin Park selaku” Bintang film Rock Terbaik” tahun 2014 pada kegiatan penganugerahan tahunan mereka. Band ini pula dinobatkan selaku Band Rock Terbaik serta Bintang film Live Terbaik tahun 2014 di Apresiasi Loudwire. Revolver melantik The Hunting Party selaku album terbaik keempat tahun 2014. Dalam suatu tanya jawab dengan AltWire pada 4 Mei, Shinoda membedah album The Hunting Party dan berpendapat mengenai era depan Linkin Park, dengan mengatakan,” Saya amat suka dengan asumsi The Hunting Party, serta saya pikir kita sedia buat alih ke sesuatu tempat terkini di album selanjutnya, yang hendak tiba[tahun 2016]”.

Linkin Park bekerja sama lagi dengan Steve Aoki dalam lagu” Darker Than Blood” buat album Aoki Neon Future II, yang diluncurkan pada Mei 2015. Pratayangnya diputar sepanjang performa Aoki pada 28 Februari 2015 di Aragon Ballroom di Chicago, Illinois. Lagu ini menggapai debut di Twitch pada 13 April serta diluncurkan pada 14 April. Linkin Park tampak pada seremoni penutupan BlizzCon 2015, suatu kegiatan demonstrasi game film Blizzard.

2015–2017: One More Light serta kematian Bennington: Pada November 2015, Linkin Park mulai melakukan modul terkini buat album sanggar ketujuh. Chester Bennington menanggapi arahannya,” Kita memiliki banyak modul luar lazim yang kuharap menantang untuk penggemar kita serta ingin mengilhami mereka semacam perihalnya kita.” Pada bulan Februari 2017, Linkin Park mengeluarkan film advertensi di akun jejaring sosial mereka, yang menunjukkan Shinoda serta Bennington lagi menyiapkan modul terkini buat album itu. Mike Shinoda melaporkan band lagi menempuh sesuatu cara kala penciptaan. Brad Delson menarangkan:” Kita telah membuat banyak rekaman serta kita ketahui metode membuat rekaman tetapi tidak mengutip jalur pergi semudah itu.”

Singel awal album itu merupakan” Heavy” serta menunjukkan biduan pop Kiiara, serta buat awal kalinya Linkin Park berduet dengan biduan perempuan. Liriknya dilahirkan Linkin Park bersama Julia Michaels serta Justin Tranter. Singel ini diluncurkan selaku unduhan digital pada 16 Februari. Begitu juga yang pula dicoba tadinya, Linkin Park mengirim catatan rahasia dengan cara daring buat album terkini. Bungkus album dikatakan lewat misteri digital di seantero alat sosial; sampulnya menunjukkan 6 anak main di tepi laut. Album ini bertajuk One More Light, diluncurkan pada 19 Mei 2017.

Bennington dikenal tewas sebab gantung diri pada 20 Juli 2017. Shinoda mengkonfirmasi kematian Bennington di Twitter, menulis kalau dirinya,” kaget serta ikut berkabung, tetapi itu betul terjalin. Statment sah hendak lekas timbul esok.” Band ini mengeluarkan lagu” Talking to Myself” tadinya hari itu. Satu hari sehabis kematian Bennington, band ini sah menghapuskan One More Light World Tour leg Amerika Utara. Pada pagi hari, kurang lebih 4 hari sehabis kematian, Linkin Park mengeluarkan statment sah di web website mereka selaku hidmat pada Bennington. Pada 28 Juli, Shinoda memublikasikan kalau donasi kebaikan di Music for Relief hendak dialihkan ke One More Light Fund, yang dibuat buat mengenang Bennington. Pada bertepatan pada 4 Agustus, kala band ini awal mulanya dijadwalkan buat tampak di kegiatan Good Morning America, gadis Chris Cornell yang berumur 2 simpati tahun Toni( yang pula anak permandian Bennington) timbul bersamaOneRepublic buat menyanyikan lagu Leonard Cohen” Hallelujah” selaku apresiasi buat Bennington serta bapaknya. Bennington tadinya menyanyikan lagu itu di kegiatan penguburan Cornell, yang pula tewas sebab gantung diri 2 bulan tadinya.

Pada bertepatan pada 22 Agustus, Linkin Park memublikasikan konsep mengadakan konser di Los Angeles buat meluhurkan pelayanan Bennington. Band ini akseptabel kasih pada para penggemar atas sokongan mereka, dengan melaporkan,” Kita berlima sangat akseptabel kasih atas seluruh sokongan kamu seluruh dalam bagan memulihkan gelisah duka serta membuat era depan Linkin Park”. Konser yang bertajuk Linkin Park and Friends: Celebrate Life in Honor of Chester Bennington, diselenggarakan pada 27 Oktober di Hollywood Bowl. Kegiatan ini ialah konser awal pasca- kematian Bennington. Kegiatan ini mengundang performa pengunjung yang mengantarkan lagu- lagu Linkin Park diiringi band. Kegiatan ini diselenggarakan lebih dari 3 jam serta ditayangkan langsung lewat YouTube.

Pada November 2017, band ini memublikasikan kalau album live yang terbuat dari rekreasi terakhir mereka dengan Bennington, bertajuk One More Light Live, hendak diluncurkan pada 15 Desember. Pada 19 November, Linkin Park menyambut apresiasi Bintang film Pengganti Terfavorit dalam perhelatan American Music Awards serta didedikasikan pada Bennington

2017–sekarang: Hampa serta era depan: Dikala melangsungkan pancaran langsung di Instagram pada 17 Desember 2017, Shinoda ditanya akankah Linkin Park hendak mengadakan konser dengan replika ataupun rekaman suara Bennington di era depan. Beliau membalas,” Bisakah kita menjiplak Chester? Saya apalagi tidak ingin berasumsi mengenai replika Chester. Saya sesungguhnya sempat mengikuti terdapat orang lain di luar band menganjurkan itu, namun bagiku tidak bisa jadi. Saya tidak dapat melaksanakannya.”

Pada 28 Januari 2018, Shinoda membalas kicauan Twitter dari seseorang penggemar yang bertanya era depan Linkin Park, menulis,” Saya sedang bernazar meneruskan LP, serta orang pula membutuhkan itu. Kita memerlukan banyak koreksi kembali, serta persoalan yang sedia dijawab, alhasil memerlukan banyak durasi.” Tetapi, pada 29 Maret 2018, Shinoda melaporkan kalau ia kurang percaya dengan era depan Linkin Park kala diwawancarai oleh Vulture.

Apalagi pada 17 April 2018, band ini dinominasikan dalam 3 apresiasi di Billboard Music Awards tahun 2018, namun tidak memenangkan satu juga. Band ini mencapai Hasil Nada Sama tua Hidup dalam kegiatan The George and Ira Gershwin Award di UCLA pada 18 Mei 2018.

Pada 18 Februari 2019, Mike Shinoda mengatakan dalam wawancarara kalau band itu sudah membuka peluang ilham apa yang akan diputuskan buat era depan Linkin Park. Shinoda melaporkan,” Saya ketahui banyak orang, mereka senang terletak di pentas, di sanggar, serta andaikan saja tidak, saya tidak ketahui, kayaknya jadi kurang sehat.” Kala ditanya mengenai era depan tanpa Bennington, Shinoda melaporkan,“ Bukan waktunya saya mencari biduan terkini. Bila itu terjalin, seharusnya timbul dengan cara natural. Bila telah menciptakan seorang yang hebat serta sesuai dengan gayanya, saya dapat berupaya melaksanakannya dengan siapa juga pula. Saya tidak hendak berasumsi jika kita mau mengubah Chester.” Semenjak meninggalnya Bennington sampai 2020, band ini jadi hampa. Pada 28 April 2020, bassis Dave Farrell berikan ciri kalau mereka hendak melakukan nada terkini.

Author: votewf